Ada kabar gembira bagi guru honorer sekolah yang sampai saat ini belum mendapat kesempatan menjadi menjadi ASN. Di tahun 2021 pemerintah akan mengadakan rekrutmen Aparatur Sipil Negara lewat skema Pegawai Pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK). Pemerintah /Kemdikbud akan memberikan kesempatan kepada satu juta guru honorer untuk menjadi ASN lewat skema PPPK. Rekrutmen ini terbuka bagi : 1) guru honorer di sekolah negeri / swasta dan telah terdaftar di Dapodik sekolah serta 2) lulusan sarjana kependidikan yang tidak mengajar (tidak menjadi honorer) dengan syarat telah mengikuti PPG atau dengan kata lain memiliki sertifikat pendidik. Batasan usia bagi pelamar PPPK adalah minimal berusia 20 tahun dan maksimal 1 tahun sebelum batas usia pensiun (usia pensiun 60 tahun). Pendaftar juga diberi 3 kali kesempatan jika gagal dalam kesempatan pertama. Dengan adanya rekrutmen PPPK taun 2021 ini tentu sangat menggembirakan. Khususnya bagi guru honorer sekolah yang tidak bisa lagi mendaftar...
Posts
Anak bukanlah seperti kertas putih polos yang siap ditulis semau orang tua atau guru. Anak bukanlah seperti cangkir yang siap diisi air sampai penuh. Anak adalah makhluk unik yang memiliki potensi yang siap dikembangkan. Tiap anak memiliki karakteristik dan potensi yang berbeda-beda. Orangtua dan guru mesti memahami bahwa potensi anak berbeda. Tidak akan ada anak yang sama persis potensi dan bakatnya meskipun berasal dari ayah dan ibu yang sama. Memahami potensi anak secara dini bisa menghindarkan kesalahan dalam mendidik anak. Prof Dr. Howard Gagner mengemukakan teori tentang kecerdasan majemuk.. Menurut beliau ada delapan kecerdasan yang melekat pada diri manusia. Tiap individu anak memiliki satu atau lebih kecerdasan tersebut. Di setiap anak pasti ada satu kecerdasan yang mungkin menonjol dan yang lainnya mungkin saja lemah. Misalnnya, si A sangat pintar dalam matematika namun dia ternyata sangat lemah dalam beinteraksi sosial. Dengan me...
Soal uraian adalah soal yang jawabannya menuntut siswa untuk mengingat dan mengorganisasikan gagasan-gagasan atau hal-hal yang telah dipelajarinya dengan cara mengemukakan atau mengekspresikan gagasan tersebut dalam bentuk uraian tertulis. Berdasarkan bentuknya, soal uraian terbagi menjadi dua yaitu uraian obyektif dan uraian non obyektif. Uraian obyektif adalah rumusan soal atau pertanyaan yang menuntut sehimpunan jawaban dengan pengertian atau konsep tertentu sehingga penskorannya dapat dilakukan secara obyektif. Sedangkan uraian non obyektif adalah rumusan soal yang menuntut sehimpunan jawaban berupa pengertian/konsep menurut pendapat tiap siswa sehingga penskoran sukar dilakukan secara obyektif. Keunggulan penulisan soal uraian : Dapat mengukur kemampuan siswa dalam hal menyajikan jawaban terurai secara bebas , mengorganisasikan pikirannya , mengemukakan pendapatnya , dan mengekspresikan gagasan-gagasan dengan menggunakan kata-kata atau ...
Tulisan ini saya kutip dari seorang profesor yang berkecimpung di dunia pendidikan. di luar negeri. Secara garis besar beliau menyoroti bahwa Nilai Ujian Akhir Sekolah, Indek Prestasi Kumulatif atau Ranking di kelas bukanlah faktor utama penentu keberhasilan seseorang dalam kehidupannya. Hal ini sangat bertolak belakang dengan image yang tertanam di benak sebagian besar orangtua siswa di Indonesi yang cenderung berorientasi pada nilai atau ranking. Ini bukan kesalahan orang tua siswa semata. Sistem pendidikan di sekolah yang membuat image itu tertanam kuat di benak orangtua siswa. Meskipun kini dalam kurikulum terbaru sistem ranking sudah tidak diakomodir, tapi tetap saja sekolah dan guru membuat perangkingan setiap akhir semester karena merasa tidak sempurna jika membagikan raport tidak ada ranking. Secara lengkap tulisan Profesor Agus Budiyono bisa dibaca di bawah ini : *KOLOM: KEGEMBIRAAN DALAM BELAJAR: Mematahkan Mitos NEM, IPK dan Rangking* Ada tiga k...
Menurut Buku Panduan Penilaian Kurikulum 2013 SD/MI, Penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik. Pengumpulan informasi tersebut ditempuh melalui berbagai teknik penilaian, menggunakan berbagai instrumen, dan berasal dari berbagai sumber. Pengumpulan informasi pencapaian hasil belajar peserta didik memerlukan metode dan instrumen penilaian, serta prosedur analisis sesuai dengan karakteristiknya masing-masing. Kurikulum 2013 merupakan kurikulum berbasis kompetensi dengan KD sebagai kompetensi minimal yang harus dicapai oleh peserta didik. Untuk mengetahui ketercapaian KD, pendidik harus merumuskan sejumlah indikator sebagai acuan penilaian. Pendidik atau sekolah juga harus menentukan kriteria untuk memutuskan seorang peserta didik sudah mencapai KKM atau belum. Prinsip penilaian dalam kurikulum 2018 harus memperhitungkan prinsip-prinsip berikut : 1) Sahih, 2) Objektif, 3) Adil, 4) Terpadu, 5) Terbuka, ...
Pekerjaan sebagai Pegawai Negeri Sipil masih merupakan pekerjaan yang banyak diminati oleh pelamar kerja di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan membludaknya pelamar ketika pendaftaran tes CPNS dilakukan. Ini normal dan dapat dimengerti. Di negara Indonesia yang masih dalam kondisi negara berkembang, pencari kerja masih belum seimbang dengan jumlah lowongan kerja. Selain itu, pekerjaan PNS menjanjikan pengasilan yang memberikan ketenangan karena tidak dipusingkan dengan fluktuasi penghasilan sebagaimana dirasakan oleh pekerjaan informal seperti pedagang,wiraswasta, atau pelaku usaha lainnya. Namun bagi orang yang memiliki jiwa enterpreuneur , menjadi Pegawai Negeri Sipil bukanlah pilihan yang tepat. Jenjang karir PNS yang berjenjang dan sistem birokrasi yang kaku akan menghambat kreatifitas seorang enterpreuneur. Untuk orang yang berjiwa enterpreneur menjadi seorang wiraswastawan/bisnisman adalah langkah yang tepat untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya. Buk...
Salah satu agenda yang harus dilaksanakan dalam program Sekolah Model SPMI yang diselengggarakan oleh LPMP adalah ekspose kegiatan sekolah model di tingkat kabupaten dan propinsi. Kegiatan ekspose dilaksanakan di akhir program sekolah model, disaat semua siklus SPMI telah dilaksanakan oleh sekolah yang ditunjuk untuk menjadi Sekolah Model SPMI. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata `ekspose` mengandung arti pernyataan (pengungkapan, penyingkapan) secara formal tentang suatu kenyataan. Dalam hubungannya dengan sekolah model, ekspose sekolah model dapat didefinisikan sebagai bentuk pengungkapan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh sekolah model SPMI dalam bentuk pameran. Hal yang diperlihatkan dalam pameran /ekspose SPMI adalah segala dokumen hasil kegiatan SPMI di sekolah yang berupa dokumen tertulis dan foto/video kegiatan SPMI. Tujuan ekspose adalah menunjukan atau mengungkapkan kegiatan SPMI di sekolah model kepada fihak yang berkepentingan (Pemerintah, Di...
T ulisan ini adalah pengalaman sekolah kami dalam melaksanakan program Sekolah Model yang dikembangkan LPMP dalam sistem penjaminan mutu internal (SPMI) tahun 2016. Sistem ini diatur dalam peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan No 28 tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah dan dijelaskan pada Pedoman Umum Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah. Sekolah yang ditunjuk menjadi sekolah model dibimbing secara tekhnis oleh LPMP untuk melaksanakan penjaminan mutu secara internal dan selanjutnya di tahun ke 2 Sekolah model harus mengimbaskan pelaksanaan SPMI ke 5 sekolah imbas di sekitarnya. Apa saja yang harus dilakukan sekolah model dalam pelaksanaan SPMI di tahun pertama ini? Tugas utama sekolah model SPM I tahun pertama adalah melaksanakan siklus penjaminan mutu dimulai dari pemetaan mutu pendidikan, perencana an pemenuhan mutu, pelaksanaan pemenuhan mutu, audit mutu dan perencanaan strat...
Pada tahun 2016 ini Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) di seluruh Indonesia menggulirkan satu program bagi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Program ini dilaksanakan dengan memilih beberapa sekolah tingkat SD, SLTP dan SLTA di seluruh Indonesia untuk menjadi sekolah model bagi pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Internal (SPMI) Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, model artinya pola (contoh, acuan, ragam dan sebagainya) dari sesuatu yang akan dibuat atau dihasilkan. Jadi secara sederhana, model dapat dimaknai sebagi contoh atau acuan. Sedangkan SPMI merupakan kepanjangan dari Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Internal . Sistem penjaminan mutu internal adalah system penjaminan mutu yang dilaksanakan secara mandiri oleh pihak sekolah. Berdasarkan hal tersebut di atas, sekolah model SPMI dapat diartikan sebagai sekolah yang menjadi contoh atau acuan d alam pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal. Definisi sekolah model menurut Buku J...