Berenang Sambil Menikmati Keindahan Alam Di Wahana Tirta Pasir Raya Panjalu

Wahana Tirta Pasir Raya Panjalu merupakan salah satu destinasi wisata di daerah Panjalu selain Situ Panjalu.  Wahana wisata ini belum lama beroperasi, tepatnya mulai beroperasi di penghujung tahun 2017. Alamat lengkapnya di Jalan Nanggeleng - Cirahayu, Hujungtiwu, Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat 46264. 

Wahana Tirta Pasir Raya Panjalu merupakan wahana wisata air (waterboom)  dengan suasana yang menyegarkan dan pemandangan alam yang sangat indah karena berada di atas bukit yang cukup tinggi sehingga sehingga sangat cocok untuk menyegarkan pikiran dari kesibukan kerja sehari-hari.

Di Wahana Tirta Pasir Raya terdapat tiga kolam renang, mulai dari kolam dangkal untuk anak-anak balita, kolam renang kedalaman sedang untuk anak SD/SMP atau remaja juga dewasa yang tidak bisa berenang dan kolam renang dengan kedalaman lumayan untuk pengunjung yang sudah mahir berenang. Selain itu di kolam renang sedang tersedia perosotan untuk menambah keseruan dalam berenang.

Selain berenang, anda juga bisa berfoto selfi atau mengabadikan keindahan alam Panjalu dengan kamera foto. Sejauh mata memandang, terlihat lembah yang hijau diselingi oleh pemukiman dan pegunungan sebagai pembatasnya. Terlihat pula Situ Panjalu dengan Pulau Nusa Larang seperti sebuah kolam kecil di hamparan permadani yang luas.

Sungguh tempat yang sangat cocok untuk bertafakur, menikmati keindahan alam ciptaan Allah seraya berfikir betapa kecilnya kita dihadapan ciptaan Allah yang begitu luasnya, begitu indahnya sehingga terasa tidak ada apa-apanya diri kita dihadapan-Nya.

Akses Menuju Wahana Tirta Pasir Raya Panjalu

Wahana Tirta Pasir Raya Panjalu berada di tepi jalan Panjalu-Cikijing Majalengka. Akses jalan menuju lokasi cukup mudah dengan kondisi jalan sudah beraspal mulus. Namun kondisi jalan tidak terlalu lebar dan banyak tikungan tajam serta menanjak. Akan lebih baik membawa kendaraaan pribadi karena  sangat jarang kendaraan umum. 

Untuk menuju lokasi Wahana Tirta Pasir Raya dapat diakses dari beberapa jalan. Akses pertama dari Kawali, akses kedua dari Cikijing dan akses ketiga dari daerah Ciawi Tasikmalaya.

Cara Cek Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)

Suatu pagi di akhir Bulan Desember 2018, saat masih dalam suasana libur akhir semester ganjil, seorang teman mengirim pesan. Isinya menyatakan bahwa ada alumni sekolah tempat saya bertugas yang meminta solusi atas permasalahan NISN nya yang ternyata ketika dicek adalah milik orang lain. Lho kok bisa?

Siswa tersebut sekarang sudah ada di SLTA dan baru ketahuan NISN nya salah ketika dicek oleh operator sekolah tempat siswa tersebut sekarang sekolah. Mengapa bisa sampai salah? apakah ketika di sekolah dasar operator sekolah tidak pernah mengecek NISN siswa?. Dan mengapa di SLTP juga tidak terdeteksi kesalahan tersebut?

Kesalahan tersebut tentu tidak akan terlupakan sampai beberapa tahun  jika sejak awal  semua peduli terhadap pentingnya NISN ini. Mengecek NISN siswa bukanlah sesuatu yang sulit . Bisa dilakukan oleh siapa saja, tak hanya oleh operator sekolah saja. Hanya perlu sedikit meluangkan waktu dan jaringan internet yang bagus. Jika ada kemauan pasti semua bisa, termasuk oleh orangtua siswa yang bersangkutan. 

Apakah Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) itu ? Nomor Induk Siswa Nasional adalah, kode pengenal identitas siswa yang bersifat unik, standar dan berlaku sepanjang masa yang dapat membedakan satu siswa dengan siswa lainnya di seluruh sekolah Indonesia dan Sekolah Indonesia di Luar Negeri; Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) diberikan kepada setiap peserta didik yang bersekolah di satuan pendidikan yang memiliki NPSN dan terdaftar di Referensi Kemendikbud.

Mengingat betapa pentingnya NISN tersebut, tak ada salahnya jika orangtua siswa juga proaktif mengecek NISN putra putrinya agar terhindar dari kesalahan. Jika sudah salah dan sudah tertulis di dokumen ijazah atau dokumen lainnya akan sangat sulit untuk mengubahnya. Caranya gampang dan tak terlalu banyak memakan waktu. Di bawah, ini admin akan menjelaskan langkah-langkah mengecek NISN disertai dengan gambar untuk memudahkan. 
  1. Buka alamat : http://nisn.data.kemdikbud.go.id/page/home . Jika laman telah terbuka, klik menu `Data Siswa`.
  2. Masukan NISN Siswa di kotak tersedia dan klik cari. Jika NISN yang dimasukan benar, akan muncul data siswa yang benar. Jika ternyata muncul data siswa yang salah, maka secepatnya lakukan perbaikan.
  3. Pencarian bisa juga dilakukan berdasarkan nama. Masukan nama siswa, tempat lahir dan tanggal lahir. Klik cari.
  4. Jika nama siswa, tempat lahir dan tanggal lahir  yang dimasukan benar, akan muncul NISN siswa.
Demikianlah cara cek NISN siswa. Cukup mudah bukan?

Peraturan Pemeritah Nomor 49 Tahun 2018 Buka Peluang Profesional Menjadi ASN

Terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) membuka peluang kalangan profesional untuk menjadi Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN). Profesional dapat mengisi Jabatan Fungsional (JF) dan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) tertentu.
Untuk itu, PP ini juga mewajibkan agar setiap istansi pemerintah menyusun kebutuhan jumlah dan jenis jabatan PPPK berdasarkan analisis jabatan dan analisis beban kerja, untuk jangka waktu 5 (lima) tahun yang diperinci per 1 (satu) tahun berdasarkan prioritas kebutuhan.

Sementara pengadaan PPPK untuk mengisi JPT utama dan JPT madya tertentu yang lowong dilakukan sesuai dengan ketentuan mengenai tata cara pengisian JPT dalam peraturan perundang-undangan, dan berkoordinasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Sedangkan pengadaan PPPK untuk mengisi JF dapat dilakukan secara nasional atau tingkat instansi. Pelaksanaannya dapat dilakukan oleh panitia seleksi dengan melibatkan unsur dari kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang aparatur negara dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Untuk menjadi PPPK, PP 49/2018 ini menetapkan batas pelamar PPPK terendah adalah 20 tahun dan tertinggi satu tahun sebelum batas usia jabatan tertentu. Misalnya, untuk tenaga guru yang batas usia pensiunnya 60 tahun, berarti bisa dilamar oleh warga negara Indonesia yang berusia 59 tahun. Demikian juga untuk jabatan lain.
Sesuai amanat Undang-Undang No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), rekrutmen PPPK juga melalui seleksi. Ada dua tahapan seleksi, yakni seleksi administrasi dan seleksi kompetensi. Pelamar yang telah dinyatakan lulus seleksi pengadaan PPPK, wajib mengikuti wawancara untuk menilai integritas dan moralitas sebagai bahan penetapan hasil seleksi.
Untuk pelamar JPT utama tertentu dan JPT madya tertentu yang telah lulus seleksi pengadaan PPPK, selain mengikuti wawancara untuk menilai integritas dan moralitas, juga mempertimbangkan masukan masyarakat sebagai bahan penetapan hasil seleksi.
Setiap ASN yang berstatus PPPK mendapat hak dan fasilitas yang setara dengan PNS. PPPK memiliki kewajiban serta hak yang sama dengan ASN yang berstatus PNS. Kecuali jaminan pensiun, PPPK juga mendapat perlindungan berupa jaminan hari tua, jaminan kesehatan,  jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, serta bantuan hukum. (HUMAS MENPANRB)

Inilah Persyaratan Mengikuti Tes PPPK Menurut PP No 49 Tahun 2018

Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 Tentang Manajemen Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja telah resmi ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo. Peraturan ini merupakan turunan dari Undang-Undang No 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam Undang-Undang ASN dijelaskan bahwa Aparatur Sipil Negara terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS)dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dengan ditandatanganinya Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 diharapkan menjadi solusi bagi tenaga kerja honorer yang tidak dapat mengikuti tes CPNS karena terbentur dengan aturan usia. Namun demikian pada dasarnya PP No 49 Tahun 2018 tidak diperuntukan bagi tenaga honorer saja, tapi berlaku untuk semua warga negara Indonesia yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Artinya siapapun itu baik tenaga honorer, pegawai tidak tetap, ataupun masayarakat umum bisa mengikuti tes PPPK jika memenuhi syarat.

Adapun syarat umum mengikuti tes PPPK sebagaimana dijelaskan dalam pasal 16 Peraturan Pemerintah No 49 Tahun 2018 adalah sebagai berikut:
  1. Usia paling rendah 20 (dua puluh) tahun dan paling tinggi 1 (satu) tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang akan dilamar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan ;
  2. tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih;
  3.  Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil, PPPK, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormatsebagai pegawai swasta;
  4. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis;
  5. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan;
  6. Memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikasi keahlian tertentu yang masih berlaku dari lembaga profesi yang berwenang untuk jabatan yang mempersyaratkan;
  7. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar, dan; 
  8. Persyaratan lain sesuai kebutuhan jabatan yang ditetapkan oleh PPK
Setiap pelamar PPPK harus melewati seleksi administrasi dan seleksi kompetensi. Seleksi administrasi berkaitan dengan syarat formal berupa kualifikasi pendidikan, sertifikasi keahlian, Kartu Tanda Penduduk,  pernyataan tidak perah dipidana, surat keterangan sehat jasmani dan rohani dll. Sedangkan seleksi kompetensi berupa tes  kompetensi dasar dan tes kompetensi bidang sebagaimana tes dalam penerimaan CPNS.

Pelamar yang lulus dalam seleksi administrasi dan seleksi kompetensi akan diangkat menjadi pegawai PPPK dan mendapat Nomor Induk PPPK yang dikeluarkan oleh BKN. Selain itu juga akan mendapatkan surat perjanjian kerja (surat Kontrak) serta penghasilan sesuai undang-undang yang berlaku.

Menurut Rencana pelaksanaaan rekrutmen PPPK direncanakan mulai tahun 2019 sehingga bagi yang berminat untuk ikut pendaftaran PPPK harap bersabar .

Selengkapnya tentang PP No 49 Tahun 2018 dapat didownload di : Sini

Cara Mengaktifkan Fungsi Terbilang di Microsoft Excel

Fungsi terbilang pada Microsoft Excel merupakan sebuah perintah sederhana yang berfungsi untuk mengubah angka menjadi huruf secara otomatis. Untuk menggunakan fungsi terbilang ini ada beberapa  langkah yang harus dilakukan antara lain:
  1. Download add-ins yang nantinya akan kita masukan ke Microsoft Excel. Add-ins terbilang dapat di download di : Sini
  2. Simpan hasil download tadi di tempat yang mudah diingat. Bisa di Local Disk C, D atau E
  3. Sekarang buka Microsoft Excel. Klik Menu file, Klik Options, Klik Add-Ins, Klik go
  4. Pilih browse pada jendela add-ins dan cari file add-ins terbilang yang tadi sudah di download. Jika sudah ditemukan, klik  di file terbilang tersebut dan klik ok.  Pada jendela add-ins akan masuk tulisan terbilang. Centang di kotak terbilang dan klik ok.
  5. Sekarang Microsoft Excel anda telah memiliki add-ins terbilang  dan bisa digunakan untuk mengubah angka menjadi huruf. Sebagai contoh, silahkan ketik sembarang angka di sel B4. Kemudian di sel B5 Tulis =terbilang(B4) dan tekan enter. Maka di sel B 5 akan muncul tulisan dari angka yang ditulis di sel B4

Rekreasi Sambil Belajar Sejarah Di Situs Karangkamulyan Cijeungjing Ciamis

Bicara tentang Situs Karangkamulyan yang terletak Desa Karangkamulyan Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis Jawa Barat, tidak akan terlepas dengan cerita rakyat Ciung Wanara yang mengisahkan sejarah Kerajaan Galuh yang pernah ada di Kabupaten Ciamis dulu. Meskipun hanya berupa cerita rakyat, kisah Ciung Wanara diyakini bersumber dari kisah nyata Kerajaan Galuh jaman dulu. Tentu saja , karena hanya berupa sejarah lisan yang secara turun temurun dikisahkan dari mulut ke mulut mungkin ada sebagian kisah yang tidak benar atau bertambah dari cerita aslinya.

Jika anda belum tahu tentang cerita rakyat Ciung Wanara, dapat dibaca Di Sini .

Secara singkat cerita rakyat Ciung Wanara mengisahkan tentang Ciung Wanara yang merupakan putra Raja Barmawijaya Kusuma dari istri keduanya yaitu Dewi Naganingrum. Ketika dilahirkan, bayi Ciungwanara dibuang oleh permaisuri Dewi Pangrenyep karena tidak berharap kelak menjadi halangan / saingan putranya yaitu Hariang Banga untuk menjadi raja Galuh. Sedangkan ibunya disuruh untuk dibunuh, namun oleh patih hanya dibuang di hutan.

Ketika telah beranjak dewasa, Ciung Wanara akhirnya mengetahui tipu daya yang dilakukan oleh permaisuri Dewi Pangrenyep. Ia menuntut balas atas perlakukan yang dialami dirinya bersama ibunya . Perang saudara tidak dapat dihindarkan antara Ciung Wanara dan Saudara se ayahnya yaitu Hariang Banga. Untuk menyelesaikan perang saudara,  akhirnya Kerajaan Galuh dibagi menjadi dua bagian. Sebagian untuk Hariang Banga dan sebagian lagi diberikan kepada Ciung Wanara.

Karang Kamulyan Sebagai Patilasan Kerajaan Galuh Era Ciung Wanara

Situs Karang Kamulyan diyakini sebagai patilasan atau bekas lokasi pusat kerajaan Galuh di masa Prabu Barmawijaya Kusuma yang merupakan ayah dari Ciung Wanara dan Hariang Banga. Di sana terdapat beberapa peninggalan sejarah seperti batu pangcalikan, tempat panyabungan ayam, situs peribadatan jaman kerajaan galuh, batu panyandaan dan lain-lain.

1. Batu Pangcalikan


Sulit untuk menentukan mana bangunan asli dan mana bangunan yang merupakan peninggalan jaman dulu, karena lokasi batu pangcalikan telah mengalami penambahan bangunan baru. Mungkin peninggalan aslinya berupa sebuah batu berkuran 1 m x 1 m yang disebut batu pangcalikan.  Batu pangcalikan dapat dimaknai bahwa di lokasi tersebut pada jaman dahulu merupakan lokasi istana tempat tinggal raja raja.

2. Lapangan Payabungan Ayam

Disini diyakini tempat terjadinya sabung ayam antara ayam milik Ciung Wanara dan Ayam Raja. Dikisahkan bahwa ketika telah dewasa, Ciung Wanara pergi ke pusat kerajaan galuh membawa ayam jago. Kebetulan Raja Galuh sangat senang mengadu ayam dan ayam Raja selalu menang. Ciung Wanara menantang Raja untuk mengadu ayam dengan taruhan Kerajaan Galuh.

3. Tempat peribadatan

Di lokasi ini terdapat sebuah tugu batu yang merupakan lambang  peribadatan pada jaman Kerajaan Galuh. Dulu di tempat tersebut adalah tempat peribadatan untuk raja dan rakyat Kerajaan Galuh.

4. Batu Panyandaan

Menurut pemandu, di tempat inilah Ciung Wanara dilahirkan dan batu itu adalah tempat Dewi Naganingrum bersandar selama 40 hari untuk memulihkan tenaga. Mungkin dulunya batu tersebut berada di lokasi tertutup / di dalam ruangan.

5. Patimuan

 Patimuan adalah tempat bertemunya dua alur sungai yaitu sungai Cimuntur dan sungai Citanduy. 


Kerajaan - Kerajaan Yang Pernah Eksis Di Jawa Barat

Tidak seperti di Jawa Tengan dan Jawa Timur yang kaya akan peninggalan sejarah kerajaan masa lalu, di Jawa Barat sangat sedikit bukti yang dapat dipelajarai terkait kerajaan yang pernah berdiri di Jawa Barat. Ada beberapa kerajaan yang pernah ada di Jawa Barat yaitu Kerajaan Tarumanagara, Kerajaan Galuh dan Sunda, Kerajaan Pajajaran serta beberapa kerajaan kecil lainya. 

Kegembiraan Dalam Belajar Mematahkan Mitos NEM, IPK dan Ranking

Tulisan ini saya kutip dari seorang profesor yang berkecimpung di dunia pendidikan. di luar negeri. Secara garis besar beliau menyoroti bahwa Nilai Ujian Akhir Sekolah, Indek Prestasi Kumulatif atau Ranking di kelas bukanlah faktor utama penentu keberhasilan seseorang dalam kehidupannya. Hal ini sangat bertolak belakang dengan image yang tertanam di benak sebagian besar orangtua siswa di Indonesi yang cenderung berorientasi pada nilai atau ranking.

Ini bukan kesalahan orang tua siswa semata. Sistem pendidikan di sekolah yang membuat image itu tertanam kuat di benak orangtua siswa. Meskipun kini dalam kurikulum terbaru sistem ranking sudah tidak diakomodir, tapi tetap saja sekolah dan guru membuat perangkingan setiap akhir semester karena merasa  tidak sempurna jika membagikan raport tidak ada ranking.

Secara lengkap tulisan Profesor Agus Budiyono bisa dibaca di bawah ini : 

*KOLOM: KEGEMBIRAAN DALAM BELAJAR: Mematahkan Mitos NEM, IPK dan Rangking*

Ada tiga konsep yang tidak saya percayai sepenuhnya dalam sistem pendidikan yaitu: NEM, IPK dan rangking. Saya mengarungi sistem pendidikan selama 22 tahun (1 tahun TK, 6 tahun SD, 6 tahun SMP-SMA, 4 tahun S1, 5 tahun S2&3) dan kemudian dilanjut mengajar selama 15 tahun di universitas di tiga negara maju (AS, Korsel, Australia) dan tanah air. Saya menjadi saksi betapa tidak relevannya ketiga konsep di atas dengan apa yang secara normal didefinisikan sebagai kesuksesan. Ternyata sinyalemen saya ini didukung oleh riset yang dilakukan oleh Thomas J. Stanley yang memetakan 100 faktor yang akan berpengaruh terhadap tingkat kesuksesan seseorang berdasarkan survey terhadap 733 millioner di US. Berdasarkan hasil penelitian blio ternyata nilai yang baik (yakni NEM, IPK dan tentu saja rangking) hanyalah faktor sukses no ke 30! Sementara itu faktor IQ pada urutan ke-21 dan bersekolah ke universitas/sekolah favorit di urutan ke-23. Jadi saya ingin mengatakan secara sederhana:
 Anak anda nilai matematikanya 45? Tidak masalah.
 Tidak lulus ujian fisika? Bukan masalah besar.
 NEM tidak begitu sesuai harapan? Paling banter akibatnya adalah tidak bisa masuk sekolah favorit. Yang memang, menurut hasil riset, tidak terlalu pengaruh ke kesuksesan aniwei.
 IPK termasuk golongan dua koma (baik dua koma sembilan….belas maupun dua koma pas)? Jangan sedih. IPK pan hanya mitos. Paling banter adalah hanya alat ukur. Yang tidak akurat aniwei.
 Anak anda sekolah di SMA 11 dan bukan SMA 3 Bandung? No worries. Anak cemerlang akan tetap menemukan bakatnya di mana saja berada. 
 Anak anda lulusan universitas swasta di Jakarta dan bukan di Harvard? Not a big deal. Steve Jobs dan Bill Gates tidak lulus dari mana-mana.

Anak anda pernah tidak naik kelas atau mengulang mata kuliah? Oooh ini banyak temannya. Hampir semua teman kuliah saya di ITB ada di golongan ini. Termasuk saya, yang pernah tinggal kelas atau mengulang beberapa mata kuliah di ITB dulu. Tidak pengaruh sama sekali. Paling akibatnya adalah tidak bisa dapat predikat Cum Laude. Yang tentunya, menurut saya, hanya predikat yang sifatnya hanya untuk lucu-lucuan saja. Nothing serious, karena menurut penelitian itu sama sekali tidak termasuk dalam 100 faktor tadi. 
+++
Atau yang agak serius, anak anda tidak selesai kuliahnya? Baiklah saya akan membagi. Banyak para dropout yang akhirnya menjadi orang besar yang karyanya sekarang anda pakai. Ya, sekarang ini, sebagian malah sedang anda pakai untuk membaca essay ini (Iphone, Ipad, Ipod, PC, Macbook, Windows, OS, Oracle software…dsb). Mereka adalah orang-orang yang tidak selesai pendidikan formalnya. Thomas Edison adalah inventor yang paling produktif sepanjang sejarah manusia. Namanya ada pada lebih dari 1000 patent. Blio antara lain adalah penemu bola lampu, video camera, dan telepon. Ibunya mengajari Thomas kecil membaca dan menulis di rumah sesudah dia dikeluarkan dari sekolah karena gurunya menganggap dia terlalu lamban belajar. Pendidikan formal yang diselesaikan adalah 3 bulan di high school.

Wright Brothers adalah yang diterima secara aklamasi oleh dunia sebagai penemu “mesin terbang”. Merekalah yang pertama kali menerbangkan pesawat udara pertama. Batu bata pertama dari industri pesawat terbang yang kelak akan menjadi Boeing dan Airbus. Keduanya belajar di high school tapi tidak pernah lulus. Waktunya dihabiskan untuk mengamati dan meneliti bagaimana burung itu bisa terbang dan ngoprek di bengkelnya membuat berbagai jenis gliders.
Bill Gates adalah seorang droupout yang merevolusi industri komputer. Bersama Paul Allen mendirikan Microsoft. Paul hanya menyelesaikan 2 tahun pertama di University of Washington dan membujuk Bill untuk keluar dari Harvard (dan berhasil) pada tingkat 2. Keduanya menjadi billionaire pada usia awal 30an. Michael Dell drop out dari University of Texas pada umur 19 untuk mendirikan Dell Inc. perusahaan komputer yang termasuk paling sukses di Amerika. Steve Jobs memperkenalkan Macintosh kepada dunia dan menjadi tokoh kunci dari revolusi industri komputer. Salah satu karya kreatifnya adalah teknologi tablet (iPad) dan smart phone (iPhone) yang lantas ditiru oleh perusahaan2 raksasa dunia lainnya (Microsoft, Samsung, LG, Sony, Huawei, Oppo, Xiaomi, dll). Karyanya memberi impact kepada lebih dari 2 milyar penduduk dunia.

Contoh terakhir adalah yang paling kontekstual. Tanpa blio kita tidak bisa memanfaatkan dan menikmati platform media sosial yang paling user friendly dan efektif untuk ajang berinteraksi secara tertulis, arena untuk berlatih menulis dan medium untuk presentasi dan bisnis. Mark Zuckerberg hanya menyelesaikan dua tahun pertama di Harvard sebelum memutuskan untuk mendirikan dan membesarkan Facebook. Beautiful and highly effective platform yang sekarang bisa kita manfaatkan dengan luas.
+++
Lalu apakah faktor yang menentukan kesuksesan seseorang itu? Menurut riset Stanley berikut ini adalah sepuluh faktor teratas yang akan mempengaruhi kesuksesan:
1. Kejujuran (Being honest with all people)
2. Disiplin keras (Being well-disciplined)
3. Mudah bergaul (Getting along with people)
4. Dukungan pendamping (Having a supportive spouse)
5. Kerja keras (Working harder than most people)
6. Kecintaan pada yang dikerjakan (Loving my career/business)
7. Kepemimpinan (Having strong leadership qualities)
8. Kepribadian kompetitif (Having a very competitive spirit/personality)
9. Hidup teratur (Being very well-organized)
10. Kemampuan menjual ide (Having an ability to sell my ideas/products)

Hampir kesemua faktor ini tidak terjangkau dengan NEM dan IPK. Dalam kurikulum ini kita kategorikan softskill. Biasanya peserta didik memperolehnya dari kegiatan ekstra-kurikuler.
+++
Saya mengajarkan wawasan ini sebagai bagian dari mata kuliah saya apapun subyek atau topiknya di tanah air maupun di negara maju tempat saya mengajar. Karena saya yakin bila peserta didik sudah bisa masuk ke track atau rel yang tepat dan frekuensi yang pas, everything else follows naturally. Dalam konteks ini saya ingin menggarisbawahi faktor “kecintaan pada apa yang dikerjakan” yang ternyata mempunyai pengaruh sangat tinggi (urutan ke-6) yang menentukan kesuksesan seseorang. Saya sangat mempercayai ini karena saya telah mengujinya selama 40 tahun terakhir karir saya sendiri maupun mahasiswa-mahasiswa maupun junior yang saya bimbing. Saya menemukan bahwa bila kita bisa menemukan ‘klik’ pada apa yang kita kerjakan maka kita akan mempunyai supply endorfin yang tidak ada habis-habisnya. Itu hukum alam. Kita hanya perlu menemukannya sekali dan setelah itu kita akan bergerak bersama semesta. Ada orang yang membahasakan Tuhan bersama kita. Kita akan bangun jam 4 setiap pagi dalam kondisi segar dan baterei penuh untuk bisa menaklukkan dunia pada hari itu. We will be somebody to whom the devil would say,”Damn, she is up”, upon our getting up in the morning. Kita akan menjadi seseorang yang tidak bisa dihalangi. Unstoppable. Menjadi orang yang gagal tujuh kali dan bangun delapan kali.
Ini resep yang senantiasa saya bagi dalam kuliah saya. Setiap kuliah saya akan saya tailor berdasarkan audiens yang ada di depan saya. Dalam kuliah di Universitas Teknologi Sumbawa beberapa minggu yang lalu, saya paham sekali bahwa yang diperlukan di sana adalah suntikan motivasi. Persis seperti prinsip yang saya gambarkan di atas. Misinya membawa peserta didik ini ke track yang benar dan frekuensi yang pas. All the technicalities follow. Bahan-bahan tekniks selalu bisa dicari dan dipelajari secara mandiri. Tapi landasan spirit dan motivasi harus kuat terpancang. Hal ini pula yang dititipkan oleh pak Direktur dan Co-founder UTS (bersama pak Gubernur Zulkieflimansyah). Saya mengerti dan paham saya berbicara di Nusa Tenggara Barat bukan Jawa Barat, semua faktornya berbeda. Harapannya berbeda. Kendalanya tidak sama. Sumberdayanya berbeda. Namun ada mimpi yang sama: menjadi contender dalam dunia yang serba berubah dengan cepat ini. Thriving. Not only surviving. Apapun kondisinya dan dari mana saja titik mulainya.
+++
Saya membaca seseorang tidak harus dari resumenya. Seringkali cukup dari aura ketika mereka saya ajak bicara. Ketika sesi kuliah umum di depan ratusan mahasiswa, acara dimulai dengan pemutaran video dipandu Pak Direktur yang menayangkan peristiwa bersejarah dimana beberapa tahun silam tim Sumbawagen UTS berhasil meraih medali perunggu, best policy and practice shout-out dan Chairman's awards 2014 pada sebuah kompetisi bergengsi di MIT. Saya lantas diperkenalkan sebagai seseorang yang belajar dan bekerja di MIT selama hampir 10 tahun. Di kelas saya di UTS saya membaca adanya semangat. Adanya keberanian untuk bermimpi. Mimpi yang besar. Ini harus didukung agar sustainable. Oleh karena itu saya pagi itu memulai kuliah saya dengan kalimat pembuka: saya dulu ketika kecil telat dan lama tidak bisa membaca. Saya akan bercerita bagaimana seorang yang didera ADHD kemudian bisa bangkit dan tumbuh sehingga mempunyai empat gelar akademis, dua dari MIT. If I can do it, you can too. Tidak perlu risau dengan titik mulai sebagai daerah tertinggal dengan index kemajuan no 2 dari belakang. Index ini mirip NEM, IPK dan rangking yang tidak perlu sepenuhnya kita percayai. Fokus saja tiap hari untuk mencari kegembiraan.
Dalam dua hari kelas saya di UTS belajar dengan penuh kegembiraan. Saya bisa merasakannya. Dan saya tahu, dengan kegembiraan itu mereka akan bisa berjalan jauh dan mencapai sesuatu yang tinggi. ¬MU

Cara Mudah Belajar Microsoft Words Bagi Pemula

Microsoft Office Words adalah sebuah program komputer untuk alat pembuatan dokumen & pengolahan kata yang dikembangkan oleh Microsoft di dalam paket aplikasi kantoran mereka yaitu Microsoft Office yang didalamnya berisi Microsoft Word, Excel, Access, Powerpoint dan beberapa program lainnya. Aplikasi ini banyak digunakan oleh kalangan perkantoran, pebisnis, dosen, guru, mahasiswa dan orang-orang yang berkutat dengan pengolah kata.

Microsoft Words merupakan aplikasi pengolah kata yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. Lebih dari tiga perempat komputer atau laptop di seluruh dunia terinstal aplikasi Microsoft Words di dalamnya. Hal ini menunjukan bahwa aplikasi MS Words merupakan aplikasi yang dapat memenuhi kebutuhan pengguna.

Menggunakan aplikasi Microsoft Words untuk keperluan sehari-hari tidak sulit jika kita mau sedikit belajar dengan sungguh-sungguh. Yang terpenting adalah selalu luangkan waktu untuk belajar Microsoft Words karena ada pepatah " alah bisa karena biasa".

Bagi yang ingin belajar Microsoft Words, admin akan menguraikan langkah-langkahnya dilengkapi dengan gambar untuk memperjelas dan memudahkan belajar. 


  1. Buka aplikasi Microsoft Words. Pilih Menu Page Layout (1)  dan selanjutnya klik tanda x di ujung kanan tulisan page set up (2) sehingga jendela page set up muncul. Atur margin dan jenis kertas yang akan digunakan. Top artinya atas, bottom = bawah, left = kiri dan right = kanan. Atur margin sesuai keperluan.
  2. Selanjunya pilih juga kertas yang akan digunakan untuk menulis dengan mengklik menu "paper" di jendela page set up. Klik panah di sebelah kanan kolom jenis kertas. Di sana ada banyak pilihan kertas. Ada A4, Letter. Legal dll. Untuk menulis dokumen, biasanya kertas yang digunakan adalah A4. Jika sudah selesai klik "Ok".
  3. Klik Menu Home. Pilih jenis huruf dan ukuran huruf dengan mengklik panah di sebelah kanan jenis huruf dan ukuran huruf. 
  4. Dalam penulisan paragraf, untuk kalimat awal biasanya sedikit menjorok ke dalam sekitar 1 -1,5 cm. Pindahkan panah kecil yang ada di sebelah atas ke sebelah kanan sejauh 1 sampai satu setengah cm.
  5. Sekarang tulislah satu atau dua paragraf artikel atau makalah di lembar kerja Microsoft Words. Atau tulis sebagaimana contoh di bawah ini.
  6. Atur perataan tulisan sesuai keperluan. Bisa rata kiri, rata tengah, rata kanan atau rata kiri kanan (justify). Agar tulisan terlihat indah, pilih pengaturan "justify"`. Blok dulu semua tulisan dan kemudian klik menu "justify.
  7. Jika ingin memasukan gambar ke dalam tulisan, klik menu insert - picture, sehingga muncul jendela eksplorer. Pilih lokasi gambar berada dan jika sudah ditemukan klik di gambar dan selanjutya klik insert.
  8. Lakukan kegiatan di atas berulang-ulang sampai lancar. Jika sudah lancar lanjutkan dengan mencoba menu lain yang ada di microsoft words.


Belajar MS Words: Mengatur Tulisan Rata Kiri, Tengah, Kanan Dan Rata Kiri Kanan

Jika kita membuat makalah, artikel atau dokumen apapun di Microsoft Words, tentu berharap tulisannya terlihat bagus. Tulisan yang terlihat bagus akan menarik perhatian pembaca sehingga isi makalah atau artikel yang kita buat dapat tersampaikan dengan baik. Salah satu cara yang bisa digunakan dalam mengatur tulisan agar terlihat indah adalah dengan memanfaatkan Menu Paragraf. Di sana kita bisa mengatur perataan tulisan disesuaikan dengan keinginan kita.

Supaya tidak terlalu bertele-tele, di bawah ini akan diuraiakan cara pengaturan tulisan di MS Words dengan rata kiri, tengah, kanan atau rata kiri kanan. 
  1. Buka aplikasi MS. Word. Buat tulisan minimal satu paragraf. Secara default, tulisan di MS Words adalah rata kiri.
  2. Sekarang kita akan mengubah paragraf tersebut menjadi rata tengah. Langkah pertamanya adalah blok seluruh tulisan. Selanjutnya klik ikon perataan tengah di baris menu. 
  3. Untuk mengubah menjadi rata kiri, prosesnya juga sama. Langkah pertama blok dulu semua tulisan, selanjutnya klik ikon rata kiri di baris menu.
  4. Untuk perataan yang terakhir adalah rata kiri kanan. Blok dulu seluruh tulisan, kemudian klik ikon rata kiri kanan di baris menu.
  5. Demikianlah cara pengaturan paragraf di MS Words. Cukup mudah bukan? Kita bisa memilih perataan kiri, tengah, kanan atau kiri kanan sesuai kebutuhan.


Contoh Pidato Tema Hari Pahlawan Nasional

Assalamu`alaikum Wr.Wb.

Alhamdulillah , wasyukurillah, a`la ni`matillah. Wassalatu wassamu ala rosulillah. Waala alihi waashabihi wama`walah.

 Amma ba`du,
Pertama-tama dan yang paling utama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadlirat Allah swt, atas berkat rahmat dan karunianya kita bisa bersama-sama hadir di tempat yang mulia ini dalam keadaan sehat wal afiat. Shalawat beserta salam semoga terlimpahcurahkan kepada junjunan kita, Habibana Wanabiyana Muhammad SAW, tak lupa kepada keluarganya, kepada sahabatnya, kepada tabi`it  tabiinnya dan mudah-mudahan kepada kita selaku umatnya.

Bapak-bapak dan  Ibu-Ibu yang saya hormati  serta  rekan-rekan yang saya cintai dan saya banggakan. Pada kesempatan ini saya akan menyampaikan  pidato berjudul “Dengan Memperingati Hari Pahlawan, Kita tingkatkan Semangat Persatuan dan Kesatuan Menuju Indonesia Yang Sejahtera ”.
Hari itu, tanggal 10 Nopember 1945, di Surabaya telah terjadi sebuah peperangan yang sangat besar. Para pejuang dengan gagah berani dengan komando dari Bung Tomo maju menyerbu penjajah yang ingin kembali ke bumi pertiwi. Para penjajah itu tak rela kehilangan tanah jajahannya yang subur makmur lohjinawi dan menjadi sumber kekayaan negeri mereka.

Namun, di tengah keterbatasan  serta kondisi negara yang masih bayi seluruh rakyat Indonesia kompak menolak kembalinya penjajah. Rakyat sudah muak dengan penjajahan. Kemerdekaan adalah harga mati dan nyawa pun dipertaruhkan untuk mempertahankannya.

Bukan hanya di surabaya, di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, rakyat mengangkat senjata menolak kedatangan penjajah yang ingin menguasai Indonesia.  Mereka rela mengorbankan nyawa asalkan Negara Indonesia tetap merdeka.

Kini, Indonesia tercinta ini telah terbebas dari penjajahan berkat jasa para pahlawan. Tanggal 10 Nopember ditetapkan oleh pemerintah sebagai hari Pahlawan. Sebagai generasi penerus bangsa, kita tentu jangan sampai melupakan sejarah bangsa. Kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah dari penjajah, tapi merupakan hasil perjuangan. Beribu nyawa gugur demi tegaknya kemerdekaan Indonesia.

Dengan memperingati Hari Pahlawan, kita sejenak kembali mengingat jasa para pahlawan yang telah gugur mendahului kita. Jika mereka rela berkorban nyawa demi kemerdekaan, apa yang telah kita berikan kepada negara? 

Saat ini kita tak harus berperang untuk merebut dan mempertahankan negara. Kini saatnya untuk membangun negara, memberikan jiwa dan raga demi kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Caranya?

Banyak cara yang dilakukan untuk mengisi kemerdekaan. Misalnya saja belajar bersungguh sungguh dan fokus mengembangkan kemampuan diri sehingga bermanfaat bagi nusa dan bangsa. Dalam lingkup yang kecil, jadilah warga negara yang taat dan patuh pada hukum.

Bapak/ibu sekalian yang saya hormati!

Pada kesempatan ini saya mengajak kepada semua, dengan memperingati hari pahlawan, marilah kita bahu membahu membangun negeri tercinta ini,  sehingga Negara Indonesia menjadi negara maju dan disegani di dunia. Hilangkan perselisihan dan  perbedaan, satukan langkah menuju Indonesia yang semakin maju.

Rupanya sekian saja pidato dari saya. Wabillahi taufik Walhidayah, Wassalamu`alaikum Wr. Wb.